Monday, April 14, 2014
Mengenal Kalkun
Berdasarkan
kutipan dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas.
Kalkun atau ayam kalkun adalah sebutan untuk dua spesies burung
berukuran besar dari ordo Galliformes genus Meleagris. Kalkun betina
lebih kecil dan warna bulu kurang berwarna-warni dibandingkan kalkun
jantan. Sewaktu berada di alam bebas, kalkun mudah dikenali dari rentang
sayapnya yang mencapai 1,5-1,8 meter.
Spesies kalkun asal Amerika Utara disebut M. gallopavo sedangkan kalkun asal Amerika Tengah disebut M. ocellata. Kalkun hasil domestikasi yang diternakkan untuk diambil dagingnya berasal dari spesies M. gallopavo yang juga dikenal sebagai kalkun liar (Wild Turkey). Sedangkan spesies M. ocellata kemungkinan adalah hasil domestikasi suku Maya.
Ada orang yang berpendapat kalkun yang diternakkan untuk diambil dagingnya berasal dari kalkun suku Maya. Alasannya kalkun suku Maya lebih penurut dari kalkun liar asal Amerika Utara, tapi teori ini tidak didukung bukti morfologis. Kalkun hasil domestikasi mempunyai pial (bagian bergelambir di bawah paruh) sebagai bukti bahwa kalkun negeri berasal dari kalkun liar M. gallopavo. Kalkun M. ocellata yang dipelihara orang Maya tidak memiliki pial.
Kalkun liar merupakan hewan buruan di Amerika Utara, tapi tidak seperti kalkun negeri, kalkun liar gesit dan pandai terbang. Ketika kalkun pertama kali ditemukan di Amerika, orang Eropa salah mengenalinya sebagai burung asal Afrika Numida meleagris yang juga dikenal sebagai "ayam turki" karena diimpor dari Eropa Tengah melalui Turki. Dalam bahasa Inggris, kalkun tetap disebut sebagai "Turkey" hingga sekarang. Kalkun termasuk genus Meleagris yang dalam bahasa Yunani berarti "unggas asal Guinea".
Nama-nama dalam berbagai bahasa dunia untuk kalkun hasil domestikasi juga mencerminkan nama negeri asal kalkun yang "eksotik" menurut orang zaman dulu. Sekaligus terlihat kebingungan orang zaman dulu tentang negara asal kalkun. Pada waktu itu, orang percaya lokasi benua Amerika yang baru saja ditemukan terletak di Asia Timur. Selain itu, orang zaman dulu suka menamakan binatang dengan nama-nama tempat yang jauh dan eksotis supaya bisa dijual mahal. Kalkun merupakan ejaan bahasa Indonesia untuk bahasa Belanda "kalkoen" yang diambil dari nama kota Kalikut di India.
Sedangkan Ayam Belanda merupakan sebutan bahasa Melayu untuk kalkun. Dalam bahasa Denmark dan Norwegia, kalkun juga disebut sebagai kalkun, atau kalkon (bahasa Swedia), Kalkuun (bahasa Jerman hilir), kalkkuna (bahasa Finlandia), dan kalakuna dalam bahasa Papiamento. Kalkun diketahui mempunyai kemampuan unik dalam melakukan reproduksi aseksual. Walaupun tidak ada kalkun pejantan, kalkun betina bisa menghasilkan telur yang fertil. Anak kalkun yang dihasilkan sering sakit-sakitan dan hampir selalu jantan.
Perilaku ini bisa mengganggu proses inkubasi telur di peternakan kalkun. Sebagian besar jenis-jenis kalkun sekarang sudah tinggal fosil saja. Subfamilia Meleagridinae diketahui berasal dari zaman Miosen awal dan mempunyai genus Rhegminornis (zaman Miosen awal) dan Proagriocharis (zaman Miosen akhir/Pliosen awal). Fosil kalkun yang genusnya tidak diketahui tapi mirip dengan Meleagris diketahui berasal dari zaman Miosen akhir.
Spesies kalkun asal Amerika Utara disebut M. gallopavo sedangkan kalkun asal Amerika Tengah disebut M. ocellata. Kalkun hasil domestikasi yang diternakkan untuk diambil dagingnya berasal dari spesies M. gallopavo yang juga dikenal sebagai kalkun liar (Wild Turkey). Sedangkan spesies M. ocellata kemungkinan adalah hasil domestikasi suku Maya.
Ada orang yang berpendapat kalkun yang diternakkan untuk diambil dagingnya berasal dari kalkun suku Maya. Alasannya kalkun suku Maya lebih penurut dari kalkun liar asal Amerika Utara, tapi teori ini tidak didukung bukti morfologis. Kalkun hasil domestikasi mempunyai pial (bagian bergelambir di bawah paruh) sebagai bukti bahwa kalkun negeri berasal dari kalkun liar M. gallopavo. Kalkun M. ocellata yang dipelihara orang Maya tidak memiliki pial.
Kalkun liar merupakan hewan buruan di Amerika Utara, tapi tidak seperti kalkun negeri, kalkun liar gesit dan pandai terbang. Ketika kalkun pertama kali ditemukan di Amerika, orang Eropa salah mengenalinya sebagai burung asal Afrika Numida meleagris yang juga dikenal sebagai "ayam turki" karena diimpor dari Eropa Tengah melalui Turki. Dalam bahasa Inggris, kalkun tetap disebut sebagai "Turkey" hingga sekarang. Kalkun termasuk genus Meleagris yang dalam bahasa Yunani berarti "unggas asal Guinea".
Nama-nama dalam berbagai bahasa dunia untuk kalkun hasil domestikasi juga mencerminkan nama negeri asal kalkun yang "eksotik" menurut orang zaman dulu. Sekaligus terlihat kebingungan orang zaman dulu tentang negara asal kalkun. Pada waktu itu, orang percaya lokasi benua Amerika yang baru saja ditemukan terletak di Asia Timur. Selain itu, orang zaman dulu suka menamakan binatang dengan nama-nama tempat yang jauh dan eksotis supaya bisa dijual mahal. Kalkun merupakan ejaan bahasa Indonesia untuk bahasa Belanda "kalkoen" yang diambil dari nama kota Kalikut di India.
Sedangkan Ayam Belanda merupakan sebutan bahasa Melayu untuk kalkun. Dalam bahasa Denmark dan Norwegia, kalkun juga disebut sebagai kalkun, atau kalkon (bahasa Swedia), Kalkuun (bahasa Jerman hilir), kalkkuna (bahasa Finlandia), dan kalakuna dalam bahasa Papiamento. Kalkun diketahui mempunyai kemampuan unik dalam melakukan reproduksi aseksual. Walaupun tidak ada kalkun pejantan, kalkun betina bisa menghasilkan telur yang fertil. Anak kalkun yang dihasilkan sering sakit-sakitan dan hampir selalu jantan.
Perilaku ini bisa mengganggu proses inkubasi telur di peternakan kalkun. Sebagian besar jenis-jenis kalkun sekarang sudah tinggal fosil saja. Subfamilia Meleagridinae diketahui berasal dari zaman Miosen awal dan mempunyai genus Rhegminornis (zaman Miosen awal) dan Proagriocharis (zaman Miosen akhir/Pliosen awal). Fosil kalkun yang genusnya tidak diketahui tapi mirip dengan Meleagris diketahui berasal dari zaman Miosen akhir.
Kandungan Gizi Kalkun
Daging kalkun memiliki kandungan lemak yang sangat rendah (4-7%)
dengan total kolesterol yang hampir mencapai 0%, sehingga anda tak perlu
khawatir dari penyakit kolesterol dan obesitas saat megkonsumsi daging
kalkun. Kandungan lemak tak jenuh/lemak esensial (omega 6 dan asam
oleat/minyak zaitun) yang tinggi dalam daging kalkun lebih menjamin
kesehatan jantung anda. Sedangkan asam oleat memiliki sifat inflamsi/
anti radang yang kuat yang berfungsi untuk mangurangi rasa sakit dan
pembengkakan. Asam oleat inilah yang menjadikan rasa daging kalkun
menjadi lebih istimewa.
Daging kalkun juga menjadikan vitalitas anda tetap prima. Hal tersebut dikarenakan daging kalkun kaya mineral zinc yang juga membuat rambut anda tumbuh sehat dan indah. Selain itu daging kalkun juga diperkaya dengan kandungan mineral seperti kalium, kalsium, magnesium, zat besi, selenium dan sodium serta vitamin yang penting seperti niacin, B6 dan B 12. Selenium dipercaya bermanfaat untuk mencegah kanker. Kandungan tryptofan dalam dahing kalkun menjadikan anda tidur dengan nyenyak, cukup hanya dengan mengkonsumsi 100 gram sebelum tidur.
Daging kalkun memiliki banyak kelebihan dibandingkan dengan daging yang lainya, antara lain Daging kalkun kaya akan asam amino tryptophan yang membantu tidur Anda lebih nyenyak. Kandungan pada daging kalkun juga membantu otak memproduksi serotonin untuk tidur, neurotrasmiter untuk relaksasi, serta melatonin yaitu hormon saraf yang belakangan ini banyak ditemukan pada obat tidur.
Makanan Terbaik Untuk Kesehatan Pria seperti Dada Kalkun Anjuran : 3 porsi per minggu (3 ons per porsi = 72 kalori) Daging kalkun tanpa kulit mengandung 7 gram protein per ons, yang baik untuk pembentukan otot. Selain itu daging kalkun juga memiliki kadar tinggi vitamin B, zinc (meningkatkan produksi sperma), dan selenium (anti kanker). Menurut ahli gizi Elizabeth Ward, daging kalkun merupakan daging pilihan terbaik karena hampir tidak mengandung lemak jenuh.
Daging kalkun juga menjadikan vitalitas anda tetap prima. Hal tersebut dikarenakan daging kalkun kaya mineral zinc yang juga membuat rambut anda tumbuh sehat dan indah. Selain itu daging kalkun juga diperkaya dengan kandungan mineral seperti kalium, kalsium, magnesium, zat besi, selenium dan sodium serta vitamin yang penting seperti niacin, B6 dan B 12. Selenium dipercaya bermanfaat untuk mencegah kanker. Kandungan tryptofan dalam dahing kalkun menjadikan anda tidur dengan nyenyak, cukup hanya dengan mengkonsumsi 100 gram sebelum tidur.
Daging kalkun memiliki banyak kelebihan dibandingkan dengan daging yang lainya, antara lain Daging kalkun kaya akan asam amino tryptophan yang membantu tidur Anda lebih nyenyak. Kandungan pada daging kalkun juga membantu otak memproduksi serotonin untuk tidur, neurotrasmiter untuk relaksasi, serta melatonin yaitu hormon saraf yang belakangan ini banyak ditemukan pada obat tidur.
Makanan Terbaik Untuk Kesehatan Pria seperti Dada Kalkun Anjuran : 3 porsi per minggu (3 ons per porsi = 72 kalori) Daging kalkun tanpa kulit mengandung 7 gram protein per ons, yang baik untuk pembentukan otot. Selain itu daging kalkun juga memiliki kadar tinggi vitamin B, zinc (meningkatkan produksi sperma), dan selenium (anti kanker). Menurut ahli gizi Elizabeth Ward, daging kalkun merupakan daging pilihan terbaik karena hampir tidak mengandung lemak jenuh.
Cara Transaksi
- Pembeli bisa datang langsung ke Peternakan. atau
- Pembeli bisa kontak langsung janjian bertemu di tempat yang ditentukan. atau
- Pembeli bisa memesan dengan memberikan alamat lengkap yang dituju.
Harga Kalkun
- Kalkun umur 1 bln : 50 rb / ekor
- Kallkun umur 2 bln : 100 rb / ekor
- Kalkun umur 3 bulan : 150 rb / ekor
- Kalkun umur 4 bulan : 200 rb / ekor betina (450rb/pasang)
- Kalkun umur 5 bulan : 250 rb / ekor betina (550rb/pasang)
- Kalkun umur 6 bulan : 300 rb / ekor betina (650rb/pasang)
- Kalkun umut 7 bulan : 350 rb / ekor betina (750rb/pasang)
- Kalkun umur 8 bulan : 400 rb / ekor betina (850rb/pasang)
- kalkun umur 9 bulan : 500 rb /ekor betina (950rb/pasang)
- kalkun 10 bulan : 550 rb / ekor betina (1.50rb/pasang)
- kalkun 11 bulan : 600 rb/ekor betina (1.150rb/pasang)
- Kalkun 1 thn keatas 650-800 rb/ekor betina (1.250-2jt/pasang)
Info lebih lanjut dapat menghubungi Kang Agus di 081563199745
Gusti Kalkun Farm
Gusti Kalkun
Farm pada awalnya memelihara Kalkun untuk tujuan pengembangan dan
budidaya yang bertujuan mengenalkan hewan Kalkun di daerah Jawa Barat.
Saat ini Kalkun sudah berhasil dikembangbiakan secara alami maupun
dengan bantuan mesin tetas di Gusti Kalkun Farm yang dikelola oleh Agus
Rinanto alias Gusti ini.
Kalkun merupakan hewan yang masih belum dikenal luas dikalangan masyarakat Indonesia khususnya di daerah Jawa Barat, sehingga dengan berdirinya Gusti Kalkun Farm ini masyarakat mendapatkan edukasi mengenai keberadaan serta habitat hewan yang satu ini.
Hewan ini sangat menarik untuk dapat diteliti oleh berbagai Universitas khususnya di Indonesia. Hal ini karena keberadaan Kalkun di Indonesia serta adaptasinya di Indonesia perlu dikaji khususnya oleh Fakultas Peternakan di Indonesia. Gusti Kalkun Farm pun membuka kerjasama khususnya bagi para peneliti di bidang peternakan untuk dapat melestarikan Kalkun di Indonesia.
Adapun alamat Gusti Kalkun Farm yaitu di Jl. Rancagoong No. 521 RT 04/07 KP. Cangklek Desa Gegerbitung Kec. Gegerbitung 43197 Kab. Sukabumi.
Kalkun merupakan hewan yang masih belum dikenal luas dikalangan masyarakat Indonesia khususnya di daerah Jawa Barat, sehingga dengan berdirinya Gusti Kalkun Farm ini masyarakat mendapatkan edukasi mengenai keberadaan serta habitat hewan yang satu ini.
Hewan ini sangat menarik untuk dapat diteliti oleh berbagai Universitas khususnya di Indonesia. Hal ini karena keberadaan Kalkun di Indonesia serta adaptasinya di Indonesia perlu dikaji khususnya oleh Fakultas Peternakan di Indonesia. Gusti Kalkun Farm pun membuka kerjasama khususnya bagi para peneliti di bidang peternakan untuk dapat melestarikan Kalkun di Indonesia.
Adapun alamat Gusti Kalkun Farm yaitu di Jl. Rancagoong No. 521 RT 04/07 KP. Cangklek Desa Gegerbitung Kec. Gegerbitung 43197 Kab. Sukabumi.
Subscribe to:
Posts
(Atom)